<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>&#9829; Bahagia di Atas Manhaj Salaf &#9829;</title>
	<atom:link href="http://nadiyyah.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nadiyyah.net</link>
	<description>"Mudah-mudahan 'ilmu menjadi kenikmatan atasmu" (HR Muslim)</description>
	<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 02:58:55 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bukannya Saya Mengajak Anda Bergabung dalam Jamaah Copas *Sharing Mode ON =)</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/07/bukannya-saya-mengajak-anda-bergabung-dalam-jamaah-copas-sharing-mode-on/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/07/bukannya-saya-mengajak-anda-bergabung-dalam-jamaah-copas-sharing-mode-on/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 00:21:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2273</guid>
		<description><![CDATA[&#62;&#62;jamaah: kumpulan
&#62;&#62;copas: kegiatan mengkopi sesuatu
&#62;&#62;&#62;&#62; jamaah copas: kumpulan individu yang gemar mengkopi sesuatu.
Saya mendapat istilah ini ketika blogwalking @ yhougam.wordpress.com. ketika asyik membaca, wah ini ada istilah baru yang you and I see(alias unic, RM -ra maksyud- mode on). Jadi tertarik membacanya. Setauku dulu itu adanya JF &#62;&#62; Jamaah Fisbiqiyyah&#60;&#60;. Sekarang ada JC(Jamaah copas) Haha,, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/07/bukannya-saya-mengajak-anda-bergabung-dalam-jamaah-copas-sharing-mode-on/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mentarbiyah Anak dalam Kandungan</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/07/mentarbiyah-anak-dalam-kandungan/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/07/mentarbiyah-anak-dalam-kandungan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 00:15:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Annisaa']]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2269</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ustadz Abu Hafshoh as-Salafi
Agama Islam sebagai manhaj hidup yang kamil mutakamil (sempurna) mengatur dan membimbing untuk menuju kesempurnaan agar tercapai kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. Islam memberi bimbingan yang berharga kepada orang tua—khususnya—tentang apa yang harus mereka lakukan demi kemaslahatan anak-anak mereka sejak di alam rahim.
Terlebih lagi jika mereka mengingat hadits Rosululloh seperti sabdanya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/07/mentarbiyah-anak-dalam-kandungan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pesan Untuk Istri</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/07/pesan-untuk-istri/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/07/pesan-untuk-istri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 10:59:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Akhlaq & Adab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2261</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq
Anas berkata, “Para Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam jika menyerahkan seorang wanita kepada suaminya, maka mereka memerintahkan isteri agar berkhidmat kepada suaminya dan memelihara haknya.”
Ummu Humaid berkata, “Para wanita Madinah, jika hendak menyerahkan seorang wanita kepada suaminya, pertama-tama mereka datang kepada ‘Aisyah dan memasukkannya di hadapannya, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/07/pesan-untuk-istri/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Terimalah Aku Apa Adanya..</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/07/terimalah-aku-apa-adanya/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/07/terimalah-aku-apa-adanya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 10:13:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Munakahat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2255</guid>
		<description><![CDATA[Di bawah naungan ajaran Islam, pernikahan sepasang insan suami istri menjalani hidup mereka dalam satu perasaan, menyatunya hati dan cita-cita. Namun adakalanya pernikahan harus berjalan di atas kerikil. Apalagi saat pandangan mulai berbeda, tujuan tak lagi sama. Mempertahankan keutuhan dan keharmonisan rumah tangga terasa tak lagi mudah. Di mata kita pasangan selalu serba salah dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/07/terimalah-aku-apa-adanya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Wanita Penghuni Surga itu..</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/06/wanita-penghuni-surga-itu/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/06/wanita-penghuni-surga-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 15:27:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Akhlaq & Adab]]></category>

		<category><![CDATA[hadist]]></category>

		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2246</guid>
		<description><![CDATA[Betapa rindunya hati ini kepada surga-Nya yang begitu indah. Yang luasnya seluas langit dan bumi. Betapa besarnya harapan ini untuk menjadi salah satu penghuni surga-Nya. Dan subhanallah! Ada seorang wanita yang berhasil meraih kedudukan mulia tersebut. Bahkan ia dipersaksikan sebagai salah seorang penghuni surga di kala nafasnya masih dihembuskan. Sedangkan jantungnya masih berdetak. Kakinya pun masih menapak di permukaan bumi.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/06/wanita-penghuni-surga-itu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cantiknya Bidadari</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/06/cantiknya-bidadari/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/06/cantiknya-bidadari/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 15:03:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Akhlaq & Adab]]></category>

		<category><![CDATA[bidadari]]></category>

		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2242</guid>
		<description><![CDATA[Terheran-heran. Tapi itulah kenyataan. Seseorang  – yang mungkin dengan mudahnya – melepas jilbabnya dan merasa enjoy mempertontonkan kecantikannya. Entah dengan alasan apa, kepuasan pribadi, materi dunia, popularitas yang semuanya berujung pada satu hal, yaitu hawa nafsu yang tak terbelenggu.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/06/cantiknya-bidadari/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ciri Dakwah Hizbiyyah</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/06/ciri-dakwah-hizbiyyah/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/06/ciri-dakwah-hizbiyyah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 15:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>

		<category><![CDATA[da'wah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2238</guid>
		<description><![CDATA[Dijawab Oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Bagaimana dakwah itu disebut dengan dakwah hizbiyyah? –mustami’-
Ya dakwah hizbiyyah apabila dia mengajak kepada kelompoknya. Mengajak kepada kelompoknya. Kemudian Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid menjelaskan tentang masalah ciri-ciri dari dakwah hizbiyyah, di antaranya dia mengajak kepada kelompoknya, yang kedua di antaranya pembicaraan dakwah itu selalu bicara soal [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/06/ciri-dakwah-hizbiyyah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Derajat Hadist : SUrga di Bawah Telapak Kaki Ibu</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/06/derajat-hadist-surga-di-bawah-telapak-kaki-ibu/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/06/derajat-hadist-surga-di-bawah-telapak-kaki-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 13:57:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Aqidah]]></category>

		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[hadist]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2234</guid>
		<description><![CDATA[MediaMuslim.Info – Hadits ini tentunya tidak lagi asing bagi siapapun, sebab sangat sering diucapkan ataupun didengar melalui berbagai media. Bahkan banyak yang menyalahgunakan untuk berbagai kepentingan dunia semata.
Namun ada hal yang perlu diklarifikasi lagi mengingat penisbahannya kepada sabda Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bukanlah hal main-main; apakah kualitas hadits dengan redaksi seperti itu dapat dipertanggungjawabkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/06/derajat-hadist-surga-di-bawah-telapak-kaki-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menikah di Usia Muda, Siapa Takut?!</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/06/menikah-di-usia-muda-siapa-takut/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/06/menikah-di-usia-muda-siapa-takut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 15:38:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaul]]></category>

		<category><![CDATA[nikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2228</guid>
		<description><![CDATA[Syaikh Sholih bin Fauzan bin &#8216;Abdillah Al Fauzan -hafizhohullah-
 Faedah pertama: Hati semakin tenang dan sejuk dengan adanya istri dan anak 
Di antara faedah segera menikah adalah lebih mudah menghasilkan anak yang dapat menyejukkan jiwa. Allah Ta&#8217;ala berfirman,
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ
“Dan orang orang yang berkata: &#8220;Ya Tuhan kami, anugrahkanlah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/06/menikah-di-usia-muda-siapa-takut/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Sukses Berdakwah AsSunnah</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/06/kiat-sukses-berdakwah-assunnah/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/06/kiat-sukses-berdakwah-assunnah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 16:44:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>

		<category><![CDATA[ust yazid qadir jawas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2225</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Al Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas.

Ust Yazid - Kiat Sukses Berdakwah AsSunnah (1) Show &#9660;




Ust Yazid - Kiat Sukses Berdakwah AsSunnah (2) Show &#9660;




Ust Yazid - Kiat Sukses Berdakwah AsSunnah (3) Show &#9660;




Ust Yazid - Kiat Sukses Berdakwah AsSunnah (4) Show &#9660;




Ust Yazid - Kiat Sukses Berdakwah AsSunnah (5) Show &#9660;




Ust Yazid - [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/06/kiat-sukses-berdakwah-assunnah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Al Imam An Nawaawi</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/06/al-imam-an-nawaawi/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/06/al-imam-an-nawaawi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 05:10:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2222</guid>
		<description><![CDATA[Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy, Abu Zakaria. Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa, sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah. Beliau dididik oleh ayah beliau yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. Beliau mulai belajar di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal Al-Quran sebelum menginjak usia baligh.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/06/al-imam-an-nawaawi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rukun Mudharabah</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/05/rukun-mudharabah/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/05/rukun-mudharabah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 06:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<category><![CDATA[jual beli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2213</guid>
		<description><![CDATA[Mudharabah, sebagaimana juga jenis pengelolaan usaha lainnya, memiliki tiga rukun.
Pertama : Adanya dua pelaku atau lebih, yaitu investor (pemilik modal) dan pengelola (mudharib)
Kedua : Objek transaksi kerjasama, yaitu modal, usaha dan keuntungan.
Ketiga : Pelafalan perjanjian
Sedangkan Imam Asy-Syarbini di dalam Syarh Al-Minhaj menjelaskan, bahwa rukun mudharabah ada lima, yaitu : Modal, jenis usaha, keuntungan, pelafalan transaksi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/05/rukun-mudharabah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kapankah Anak Diajari Agama?</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/05/kapankah-anak-diajari-agama/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/05/kapankah-anak-diajari-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 02:31:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Annisaa']]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2204</guid>
		<description><![CDATA[Bila anak telah mencapai usia tamyiz, orangtuanya diperintah untuk mengajarinya dan mentarbiyahnya di atas kebaikan, dengan mengajarinya Al-Qur`an dan hadits-hadits yang mudah. Mengajarinya hukum-hukum syariat yang cocok dengan usia si anak, misalnya bagaimana cara berwudhu dan bagaimana cara shalat.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/05/kapankah-anak-diajari-agama/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah Kehamilan</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/05/obat-pencegah-kehamilan-untuk-tarbiyatul-awlad/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/05/obat-pencegah-kehamilan-untuk-tarbiyatul-awlad/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 02:14:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Annisaa']]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2198</guid>
		<description><![CDATA[Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah menjawab, “Tidak boleh menggunakan obat pencegah kehamilan kecuali dalam keadaan darurat, apabila memang pihak medis/dokter menyatakan kehamilan berisiko pada kematian ibu. ]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/05/obat-pencegah-kehamilan-untuk-tarbiyatul-awlad/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>&#8216;Adabul Isti&#8217;dzan</title>
		<link>http://nadiyyah.net/2010/05/meminta-izin/</link>
		<comments>http://nadiyyah.net/2010/05/meminta-izin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 01:43:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiyyah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Akhlaq & Adab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadiyyah.net/?p=2197</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Kaladah bin Al-Hambal, bahwasanya Shafwan bin Umayyah mengutusnya pada hari penaklukan kota Makkah dengan membawa liba’ (susu yang diperah saat unta baru saja melahirkan), jadayah (rusa yang baru berusia 6 bulan) dan dhaghobis (buah semacam mentimun). Ketika itu Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam berada di atas lembah. Aku menemui beliau tanpa mengucapkan salam dan tanpa meminta izin. ]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nadiyyah.net/2010/05/meminta-izin/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
